Maros, iNews07.Com – Kepadatan arus lalu lintas terjadi di jalur utama penghubung Kabupaten Maros dan Kota Makassar pada momentum Hari Raya Idulfitri tahun ini. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sepanjang kurang lebih enam kilometer.
Puncak kepadatan terpantau sejak siang hari di sepanjang jalur poros Maros–Makassar. Tingginya volume kendaraan yang didominasi oleh masyarakat yang melakukan silaturahmi serta arus balik lokal menjadi faktor utama terjadinya kemacetan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan membentang mulai dari kawasan Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin hingga menuju pusat Kota Maros.
Menanggapi kondisi tersebut, Polres Maros bergerak cepat dengan menerjunkan puluhan personel tambahan ke sejumlah titik rawan kemacetan. Personel di lapangan melakukan pengaturan lalu lintas secara manual serta upaya penguraian di titik-titik kepadatan, termasuk di area pasar tumpah dan persimpangan jalan.
Kasat Lantas Polres Maros, AKP Muhammad Arafah, menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan pada momen Idulfitri memang telah diprediksi sebelumnya.
“Kemacetan terjadi akibat adanya kendaraan rusak, termasuk truk yang mengalami patah as roda dan menutupi sebagian badan jalan di wilayah Maccopa. Kondisi ini diperparah dengan tingginya arus kendaraan masyarakat yang melaksanakan silaturahmi Lebaran,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, bersabar, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di jalur tersebut masih terpantau padat namun tetap bergerak. Polres Maros akan terus bersiaga di lapangan hingga situasi kembali normal dan kondusif.

















