Maros, iNews07.Com– Organisasi masyarakat Kiwal Garuda Hitam Kabupaten Maros menggelar audiensi dengan pihak Kodim 1422 Maros guna membahas sejumlah isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat. Selasa,5 mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, dua fokus utama yang dibahas yakni program Dapur MBG serta pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Ketua Kiwal Garuda Hitam, Andi Baso, M.Sos, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pentingnya transparansi, efektivitas, dan keberlanjutan program Dapur MBG agar tepat sasaran.
Ia mengungkapkan, berdasarkan kondisi di lapangan, sekitar 14 dapur MBG saat ini telah ditutup. Hal ini dinilai menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap masyarakat penerima manfaat.
“Kami berharap setiap program yang berjalan benar-benar diawasi dan tepat sasaran,” ujarnya.
Selain itu, pembangunan Kopdes Merah Putih juga menjadi sorotan. Program tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong kemandirian ekonomi desa, namun harus dijalankan dengan perencanaan matang, transparansi anggaran, serta pengawasan yang jelas.
“Kami ingin setiap program yang masuk ke desa benar-benar berpihak kepada masyarakat,” tambahnya.
Andi Baso juga menegaskan bahwa Kiwal Garuda Hitam merupakan mitra strategis TNI, khususnya Kodim 1422 Maros, dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta mengawal kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 1422 Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, S.E., menyambut baik audiensi tersebut. Ia menilai pertemuan ini sebagai langkah konstruktif dalam memperkuat komunikasi dan sinergi antara aparat dan masyarakat.
“Kami menyambut baik audiensi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi. Kodim siap menjadi mitra dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung program-program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen Kodim untuk terus berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan program strategis agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara aparat, organisasi masyarakat, dan pemerintah dalam mengawal berbagai program strategis di Kabupaten Maros.









