banner 728x250

Seminar Wakaf Booster jilid II di Maros, Dorong Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

banner 728x250

MAROS, iNews07.com –Penguatan wakaf sebagai instrumen pembangunan umat terus didorong di Kabupaten Maros melalui kegiatan Seminar Wakaf Booster yang diselenggarakan oleh Lembaga Wakaf Butta Salewangan Maros di bawah pimpinan KH. H.Muh. Said HK S.Hi Kegiatan ini berlangsung selama Dua hari, 25-26 April 2026. Hari pertama di laksanakan di gedung pola kantor Bupati Maros, hari kedua di Waterboom grand mall Maros. 25/4/2026.

Ketua Panitia, Muhammad Imran Jumrah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak sehingga seminar dapat berjalan dengan baik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya wakaf, khususnya wakaf produktif yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Maros, Dr. H. Nasiruddin Rasyid, M.Pd., menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan wakaf di daerah. Ia menyebut, DMI akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencetak dai wakaf.

“Wakaf bukan hanya untuk diceritakan, tetapi harus dilaksanakan secara nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Hj. Zubaedah Kadir dari Bidang Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Maros mengimbau masyarakat untuk segera mengurus sertifikasi tanah wakaf guna mendapatkan akta ikrar wakaf.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengelolaan wakaf produktif di Maros telah berjalan, di antaranya pembangunan klinik gratis bagi masyarakat kurang mampu serta pengelolaan lahan sawah wakaf seluas sekitar 130 are.

“Wakaf uang yang dihimpun tidak hilang, tetapi diwujudkan dalam bentuk aset produktif yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Perwakilan Bupati Maros, H. Amiruddin, S.Sos., M.Si., yang membuka kegiatan secara resmi, menekankan pentingnya wakaf sebagai instrumen strategis dalam membangun peradaban umat.

Menurutnya, tema “Subur Wakafnya Makmur Masjidnya ” menjadi cita-cita bersama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang baik.

Ia juga menyoroti masih adanya tantangan dalam pengelolaan wakaf, seperti pendataan dan sertifikasi aset yang belum optimal. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berwakaf, serta mendorong terwujudnya masjid yang makmur dan masyarakat yang sejahtera di Kabupaten Maros.

Penulis: EnhaL07
banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x250